Daftar isi
Bulan madu yang paling dikenang jarang ditentukan oleh seberapa mewah kamarnya. Ia ditentukan oleh momen kecil: dua pasang kaki di pasir yang masih dingin saat subuh, tangan yang saling menggenggam di bawah air saat snorkeling, atau obrolan panjang di bawah langit penuh bintang. Lombok punya semua latar untuk momen seperti itu, dari gili sunyi sampai danau di kaki Rinjani.
Daftar ini disusun per wilayah supaya mudah dirangkai jadi satu rute. Gambaran besar tiap wilayah ada di panduan wisata Lombok.
Status terkini: Harga dan jam buka di artikel ini dicatat tim saat kunjungan dan bisa berubah. Kami cek ulang sebelum setiap trip, jadi tanyakan versi terbaru saat konsultasi.
Lombok terbagi jadi empat kabupaten, Lombok Barat, Tengah, Timur, dan Utara, ditambah Kota Mataram. Setiap wilayah punya karakter romantisnya sendiri. Pilih dua atau tiga wilayah sesuai durasi, jangan semuanya dalam satu trip.
Lombok Barat: gili sunyi dan senja Senggigi

Gili Nanggu, Sudak, dan Kedis
Snorkeling berdua sambil berpegangan tangan di laut yang setenang kolam renang. Kalau tidak suka basah, cukup duduk berdua di bawah pohon di Gili Kedis, pulau mungil berbentuk hati yang dijuluki Love Island. Memandangi laut biru kristal tanpa suara mesin perahu bisa jadi momen terbaik untuk merefleksikan perjalanan yang baru kalian mulai. Panduan lengkapnya ada di Gili Nanggu, Sudak, dan Kedis.
Senggigi, pantai romantis yang melegenda

Pantai baru boleh terus bermunculan, tapi senja Senggigi tetap jadi pelabuhan setia para pasangan. Kalau paginya kalian ke gili, sorenya beristirahat di bangku tepi pantai sambil menyesap kelapa muda, menunggu matahari tenggelam di ufuk barat. Kawasan sekitarnya juga kaya pilihan kuliner untuk makan malam berdua.
Lombok Tengah: bukit dan pantai selatan

Bukit Merese yang gagah
Bangun lebih pagi dari biasanya dan daki bukit gundul di atas Tanjung Aan ini sebelum pukul enam. Sepuluh menit jalan kaki ringan, lalu kalian akan menyaksikan langit bergeser dari biru gelap ke jingga di atas Samudra Hindia, sering kali hanya berdua. Kalau lebih suka suasana hidup, datanglah sore untuk sunset. Selengkapnya di Bukit Merese.
Selong Belanak yang cantik

Pasir sehalus tepung, ombak landai, dan garis pantai lebih dari satu kilometer. Coba kelas surfing pemula berdua, makan ikan bakar dari perahu nelayan, lalu berjalan ke sisi yang sepi saat kawanan kerbau digiring pulang menjelang senja. Selengkapnya di Pantai Selong Belanak.
Lombok Utara: gili populer dan alam hijau
Sepanjang perjalanan ke utara, hutan hijau berpadu dengan liukan garis pantai biru. Untuk pasangan pecinta alam, Lombok Utara menawarkan dua pilihan: laut atau darat.

Gili Trawangan, Meno, dan Air
Ikon Lombok yang rasanya belum lengkap kalau belum dikunjungi. Pilih sesuai karakter kalian: Trawangan untuk pasangan yang suka suasana ramai dan hidup, Meno untuk yang ingin benar-benar tenang, dan Air sebagai jalan tengah. Tidak ada kendaraan bermotor, jadi berjalan kaki atau bersepeda menyusuri pulau jadi cara paling romantis menikmatinya. Malamnya, deburan ombak dan langit berbintang adalah latar sempurna untuk obrolan panjang.
Rinjani dan air terjun

Untuk pasangan petualang, Rinjani adalah pilihan yang tidak terlupakan. Tidak perlu sampai puncak. Berkemah semalam di tepi Danau Segara Anak, duduk berdua menyesap udara dingin sambil menatap bintang, sudah cukup jadi cerita seumur hidup. Kalau belum siap mendaki, air terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep di Senaru bisa dicapai dengan trek ringan, sekaligus latihan kerja sama pertama kalian sebagai tim.
Lombok Timur: sabana dan pantai pink

Sembalun dan Pergasingan yang anggun
Lembah di kaki Rinjani ini sejuk sepanjang tahun, dikelilingi bukit-bukit yang berganti warna sesuai musim. Petik stroberi berdua di kebun warga, lalu daki Bukit Pergasingan untuk melihat petak-petak ladang Sembalun dari ketinggian. Saat matahari terbit, kabut tipis menyelimuti lembah dan Rinjani berdiri gagah di belakangnya.
Pantai Pink yang unik

Dari kejauhan, nuansa merah muda pasirnya sudah terlihat, hasil campuran pasir putih dengan serpihan koral merah. Jalannya cukup menantang dan berbatu, tapi justru itu yang membuatnya tetap sepi. Berjalan bergandengan menapaki pasir pink di tepi laut bening adalah salah satu momen paling fotogenik di Lombok.
Kota Mataram: penutup yang hangat
Setelah gunung, lembah, dan laut, tutup bulan madu kalian di Mataram. Kota ini punya sisi malam yang tak kalah menarik.

Kota Tua Ampenan
Duduk di tepi Pantai Ampenan menunggu matahari tenggelam, lalu berjalan menyusuri deretan bangunan tua peninggalan zaman Belanda. Kuliner malam di sekitarnya beragam, jadi makan malam terakhir bisa jadi petualangan kecil tersendiri.
Pusat ibadah Islam dan Hindu
Bagi pasangan Muslim, sholat dua rakaat berdua di Islamic Center NTB bisa jadi cara indah mensyukuri awal perjalanan kalian. Pura-pura bersejarah di Mataram dan Lombok Barat juga layak dikunjungi, menunjukkan bagaimana masjid, pura, klenteng, dan gereja di Lombok berdiri berdampingan dalam harmoni.

Tips merancang honeymoon di Lombok
- Ideal 5 sampai 7 hari untuk menggabungkan gili, pantai selatan, dan satu destinasi alam.
- Hindari pindah hotel setiap malam. Dua basis menginap sudah cukup, misalnya gili dan Kuta Mandalika.
- Sisakan satu hari tanpa agenda. Bulan madu bukan lomba mengumpulkan destinasi.
- Kalau ingin mendaki Rinjani, pesan porter dan pemandu resmi jauh hari.
Lanjut merancang
- Gili Nanggu, Sudak, dan Kedis: gili paling sepi untuk berdua
- Bukit Merese: sunrise yang layak dibangunkan subuh
- waktu terbaik ke Lombok: memilih bulan yang tidak terlalu ramai
Perjalanan bulan madu kami tangani bersama tim saudara kami, Dua Langkah Journey. Kalau ingin rute yang disusun khusus untuk berdua, ceritakan rencanamu.