Lombok

Tenun Songket Lombok di Sukarara: Cara Memilih dan Membeli Langsung dari Penenun

Bahan, proses, motif, dan filosofi songket Sukarara, plus panduan memilih kain sesuai budget, dari yg kelas sultan sampai yg ramah kantong.

Tenun Songket Lombok di Sukarara: Cara Memilih dan Membeli Langsung dari Penenun
Daftar isi

Foto pantai di galeri ponselmu bisa jadi kenangan. Tapi ada oleh-oleh dari Lombok yang membawa pulang sesuatu yang lebih dalam: selembar kain yang ditenun berminggu-minggu oleh tangan perempuan Sasak, lengkap dengan doa di setiap motifnya. Tempat terbaik untuk menemukannya adalah Desa Sukarara, sentra tenun songket terbesar di Lombok.

Sukarara ada di Lombok Tengah, sekitar setengah jam dari bandara. Desa wisata lain di sekitarnya kami bahas di wisata Lombok Tengah, dan gambaran besar pulau ada di panduan wisata Lombok.

Status terkini: Kisaran harga kain di artikel ini dicatat tim saat kunjungan dan bisa berubah. Kami cek ulang sebelum setiap trip, jadi tanyakan versi terbaru saat konsultasi.

Desa yang hidup dari alat tenun

Sukarara terletak di Kecamatan Jonggat, sekitar 20 km dari bandara, sehingga mudah disinggahi di hari pertama atau terakhir. Begitu masuk desa, kain-kain berwarna terang disampirkan di bilah bambu, dan perempuan-perempuan duduk berselonjor di depan rumah atau toko sambil menenun dengan alat tradisional. Mereka tidak sedang tampil untuk wisatawan. Menenun memang bagian dari jati diri perempuan Sukarara.

Anak perempuan belajar menenun di Sukarara
Keterampilan menenun diwariskan sejak kecil

Songket dan ikat: dua tenun khas Lombok

Lombok punya dua ragam tenun tradisional. Songket kaya warna dan motif, ditenun dari benang katun dengan sisipan benang emas atau perak. Ikat lebih sederhana, sering hanya bergaris horizontal atau vertikal, karena dipakai untuk aktivitas sehari-hari.

Bahan dan pewarna alami

Benangnya dipintal dari kapas, lalu diwarnai dengan bahan dari alam: biji pinang, akar mengkudu, atau kulit kayu untuk warna merah, tarum (indigofera) untuk biru, mahoni untuk cokelat kemerahan, dan kulit manggis untuk ungu. Benang direndam lalu dijemur berhari-hari sampai warnanya matang dan kalem.

Dari pintalan bambu sampai lembaran kain

Alat pemintalnya masih berupa roda bambu yang diputar tangan. Setelah benang siap, proses menenun bisa memakan dua minggu sampai sebulan untuk satu kain, tergantung rumitnya motif dan ukuran kain. Kamu bisa mencoba duduk di depan alat tenun dan merasakan sendiri betapa sabarnya pekerjaan ini.

Wisatawan belajar menenun di Sukarara
Mencoba menenun bersama penenun Sukarara

Makna di balik selembar songket

Tenun songket khas Lombok di Sukarara

Keterampilan menenun diwariskan dari ibu dan nenek kepada anak perempuan. Dulu, setiap perempuan Sukarara yang akan menikah wajib bisa menenun, dan kain hasil tenunannya diberikan kepada calon suami. Bagi suku Sasak, kain bermakna kehidupan: dibuat dengan ketelitian, kesungguhan, dan kesabaran, persis seperti menjalani hidup. Ada pula ritual khusus sebelum menenun kain untuk bayi yang baru lahir.

Di Sukarara kamu bisa menemukan lebih dari 20 corak, masing-masing dengan makna dan fungsi sendiri. Sebagian kain hitam pekat polos, sebagian lain memadukan lima warna atau lebih.

Panduan memilih kain sesuai budget

Puluhan warna dan motif bisa bikin bingung. Mulailah dari dua pertanyaan: kain ini untuk siapa, dan berapa budget-mu?

Kain istimewa: songket motif bermakna

Subahnale adalah motif paling terkenal. Konon, penenun pertamanya begitu terpukau oleh hasil karyanya sampai berulang kali mengucap subhanallah. Motif segi enam dengan isian bunga kenanga atau tanjung ini melambangkan keikhlasan, kesabaran, dan berserah diri. Harganya mulai sekitar ratusan ribu sampai jutaan rupiah.

Motif tenun songket Subahnale khas Lombok
Motif songket Subahnale
  • Untuk ayah: motif Bonjor Kemalu atau Belimbing yang menyerupai sulur panjang, memang dibuat untuk laki-laki.
  • Untuk ibu: motif Kembang Empet atau Keker yang warnanya cerah.
  • Untuk pasangan: motif Bulan Berkurung, lambang rasa syukur yang biasa dikenakan pengantin baru saat bulan madu.
  • Untuk yang masih sendiri: motif Tokek. Bagi orang Sasak, tokek pembawa keberuntungan, dan harapannya nasib baik ikut menempel pada pemakainya.

Harganya wajar tinggi. Kain dengan benang emas atau perak dan pewarna alami bisa dikerjakan berbulan-bulan. Yang kamu bawa pulang bukan sekadar kain, tapi karya seni, sejarah, dan doa penenunnya.

Oleh-oleh hemat: sarung tenun

Kalau budget terbatas, pilih sarung tenun dengan motif dan warna beragam. Sarung lekat dengan budaya Sasak dan biasa dipakai untuk sholat, jadi pas sebagai hadiah yang terpakai setiap hari. Harganya jauh lebih terjangkau karena umumnya memakai pewarna sintetis, tapi kualitasnya tetap baik: tidak mudah luntur dan tidak kasar.

Motif tenun songket Kembang Komak khas Lombok
Motif songket Kembang Komak

Gratis: berfoto dengan pakaian adat Sasak

Belum tentu harus membeli untuk membawa pulang kenangan. Pinjam pakaian adat Sasak dari warga, lalu berfoto di depan lumbung beratap jerami yang jadi inspirasi motif songket Sukarara. Lumbung ini berdiri di atas tiang kayu tinggi dengan kolong yang dipakai seperti berugak.

Wisatawan mencoba pakaian adat Sasak
Mencoba pakaian adat Sasak di Sukarara

Fasilitas dan tips berkunjung

  • Toilet dan masjid tersedia di desa. Kecamatan Jonggat punya lebih dari seratus masjid, jadi waktu sholat mudah diatur.
  • Tanyakan langsung ke penenunnya berapa lama satu kain dikerjakan. Jawabannya membantu menilai harga.
  • Beli langsung dari penenun atau koperasi desa supaya uangmu sampai ke tangan yang membuatnya.
  • Datang pagi, sebelum bus rombongan tiba.
Gadis remaja di Sukarara sedang menenun
Generasi muda Sukarara meneruskan tradisi menenun
Kriya fashion dgn motif tenun songket Lombok
Motif songket Lombok di tangan desainer

Lanjut merancang

Mau Sukarara masuk rute yang pas dengan ritmemu? Ceritakan rencanamu, tim lokal kami susun draft itinerary-nya.

Ditulis oleh Tim Lokal Timur Adventour Indonesia

Guide dan perencana perjalanan yg tinggal dan bekerja di Indonesia Timur. Setiap rute di panduan ini sudah kami jalani sendiri.

Lanjutkan merencanakan Lombok

Baca panduan lengkap Lombok

Mau rute Lombok yg disusun utk kamu?

Ceritakan tanggal, jumlah orang, dan gaya perjalananmu. Draft itinerary gratis.

Rancang Trip Lombok
Chat WhatsApp